<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Kado Bunayya</title>
	<atom:link href="http://kadobunayya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kadobunayya.wordpress.com</link>
	<description>untuk Semua</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jan 2012 12:15:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kadobunayya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Rumah Kado Bunayya</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kadobunayya.wordpress.com/osd.xml" title="Rumah Kado Bunayya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kadobunayya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>:: Yuk Jualan Lagi</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2010/10/05/yuk-jualan-lagi/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2010/10/05/yuk-jualan-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 09:18:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[bunayya]]></category>
		<category><![CDATA[depok]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan serong]]></category>
		<category><![CDATA[kado]]></category>
		<category><![CDATA[rumah kado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Libur panjang usai, lebaran sudah habis, saatnya warung dibuka lagi Alhamdulillah, selama 3 minggu penuh kami sekeluarga dapat menikmati liburan panjang di kampung. Pertama di Yogyakarta, ini tempatnya neneknya anak-anak dari mamahnya, dua minggu lebih di sana sampai hari kedua Idul Fitri 1431 H, tanggal 10 September 2010. Setelah itu, kami sekeluarga ke Temanggung, ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=102&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Libur panjang usai, lebaran sudah habis, saatnya warung dibuka lagi</em></p>
<p><em></em> Alhamdulillah, selama 3 minggu penuh kami sekeluarga dapat menikmati liburan panjang di kampung. Pertama di Yogyakarta, ini tempatnya neneknya anak-anak dari mamahnya, dua minggu lebih di sana sampai hari kedua Idul Fitri 1431 H, tanggal 10 September 2010.</p>
<p>Setelah itu, kami sekeluarga ke Temanggung, ke tempat kakek-neneknya anak-anak dari pihak ayahnya. Alhamdulillah suasana lebaran di sana masih kental banget, apalagi bapak ibu di Temanggung itu termasuk orang yang dituakan di sana, wo… tamunya luar biasa.  Sekali datang kadang-kadang bisa 4 – 5 mobil, kadang-kadang 2 atau 3 minibus. Ya pokoknya nasi dan segala lauk pauknya di belakang harus selalu siap.<a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2010/10/halalbihalal.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-108" title="halalbihalal" src="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2010/10/halalbihalal.jpg?w=300&#038;h=181" alt="" width="300" height="181" /></a></p>
<p><span id="more-102"></span></p>
<p>Alhamdulillah, neneknya anak-anak sudah relatif terlatih menghadapi tamu-tamu yang jumlahnya banyak seperti itu dengan segala tetek bengeknya, jadi ya semuanya terasa mudah.</p>
<p>Tanggal 17 September 2010, kami balik ke Depok. Hari Seninnya (20/09/2010) anak-anak sudah harus masuk sekolah. Artinya setiap hari harus ada uang saku buat mereka, untuk transport dan jajan.</p>
<p>Kehidupan mulai kembali pada rutinitas. Sebelum warung buka, kita cek dulu barang-barang yang persediaannya tinggal sedikit. Tentu saja kita harus berbelanja lagi, agar para pelanggan tidak kecewa ketika mereka mencari barang yang dibutuhkan.</p>
<p>Tanpa menunggu istirahat panjang, kami berdua, saya dan istri, pemilik sekaligus penjaga warung, langsung tancap gas belanja barang dagangan. Kali ini kami berbelanja ke Pasar Pagi Jakarta. Agak banyak barang yang harus dibeli, karena selama ramadhan memang kami lebih banyak di rumah saja, malas rasanya pergi jauh-jauh. Kalau ada keperluan belanja dagangan, biasanya ya nyari di sekitar Depok saja.</p>
<p><a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2010/10/pasar-pagi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-109" title="pasar pagi" src="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2010/10/pasar-pagi.jpg?w=300&#038;h=210" alt="" width="300" height="210" /></a></p>
<p>Hari Sabtu, pagi-pagi benar kami ke Pasar pagi, ternyata di sana sudah sangat ramai, makin siang makin ramai saja, lalu lintas tambah macet. Alhamdulillah, kami tidak sampai sore di pasar itu. Habis shalat dhuhur kami langsung pulang.</p>
<p>Sorenya barang diteliti satu per satu dan diberi harga,  kemudian paginya diantarkan ke warung. Seninnya ya jualan lagi. Kejar setoran buat nambah uang saku anak-anak.</p>
<p><em> Ya Allah berkahilah rejeki kami…</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=102&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2010/10/05/yuk-jualan-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/971c6fd1e7846c14a80c5383ba9dcfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aldjo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2010/10/halalbihalal.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">halalbihalal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2010/10/pasar-pagi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pasar pagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Buku Baru : Qitmir Anjing yang Diberkahi</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2009/06/27/buku-baru-qitmir-anjing-yang-diberkahi/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2009/06/27/buku-baru-qitmir-anjing-yang-diberkahi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 03:58:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aldjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[:: Bisnis kami]]></category>
		<category><![CDATA[buku baru]]></category>
		<category><![CDATA[hewan-hewan]]></category>
		<category><![CDATA[islamic story]]></category>
		<category><![CDATA[kisah anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[kisah islami]]></category>
		<category><![CDATA[kisah nabi]]></category>
		<category><![CDATA[qitmir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, kami telah berhasil menerbitkan sebuah buku terjemahan dengan judul “QITMIR ANJING YANG DIBERKAHI”. Buku ini ditulis oleh penulis buku terkenal M. Yasin Owadally, berisi tentang 18 kisah-kisah hewan dalam kehidupan dan perjuangan para Nabi dan Rasul AS, di antaranya adalah kisah tentang Qitmir, anjing yang menemani perjuangan 6 orang pemuda dalam mempertahankan keyakinannya. Meskipun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=91&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, kami telah berhasil menerbitkan sebuah buku terjemahan dengan judul “QITMIR ANJING YANG DIBERKAHI”.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-90" title="buku" src="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2009/06/buku.jpg?w=470" alt="buku"   /><span id="more-91"></span></p>
<p>Buku ini ditulis oleh penulis buku terkenal M. Yasin Owadally, berisi tentang 18 kisah-kisah hewan dalam kehidupan dan perjuangan para Nabi dan Rasul AS, di antaranya adalah kisah tentang Qitmir, anjing yang menemani perjuangan 6 orang pemuda dalam mempertahankan keyakinannya. Meskipun anjing merupakan binatang najis, tapi ia dimulyakan oleh Allah SWT. Ini salah satu petikan dari buku itu:</p>
<p>“Kelak, ketika  para <em>Ashabul Kahfi</em> itu dimasukkan ke surga, maka <em>Qitmir</em> akan berkata kepada mereka, <em>“Wahai para penghuni gua! Dulu saya selalu menemanimu dalam perjalanan itu, tetapi kini engkau masuk surga dan meninggalkanku sindiri.” </em>Para<em> Ashabul Kahfi</em> itu kemudia berdoa agar Allah SWT juga berkenan memasukkan <em>Qitmir</em> ke surga bersama mereka. Doa mereka dikabulkan, <em>Qitmir, </em>anjing yang dberkahi, itu<em> </em>pun masuk surga dan tinggal selama-lamanya di dalamnya.”</p>
<p>Kisah lainnya adalah :</p>
<ol>
<li>Kisah Burung Merak</li>
<li>Kisah Tikus dan Kucing</li>
<li>Kisah Kelelawar</li>
<li>Si Dungu dan Seekor Serigala</li>
<li>Ayam Putih</li>
<li>Burung Merpati dan Burung Gagak</li>
<li>Kisah Semut</li>
<li>Kisah Burung Hudhud</li>
<li>Lebah dan Ulat Sutra</li>
<li>Belalang</li>
<li>Kisah Burung Elang dan Ikan</li>
<li>Seekor Nyamuk di Kepala Namrud</li>
<li>Laba-laba dan Gua</li>
<li>Kisah Burung Gagak dan Pembunuhan      Pertama</li>
<li>Kisah Dzun Nun dan Ikan Paus</li>
<li>Buraq yang Ajaib</li>
<li>Binatang Melata</li>
</ol>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Tertarik ? </strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Hubungi A. Aljohan , email ; aljohan@mail.com, </strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong> Hp 08888024422</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=91&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2009/06/27/buku-baru-qitmir-anjing-yang-diberkahi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/971c6fd1e7846c14a80c5383ba9dcfa4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">aldjo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2009/06/buku.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">buku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Rahasia Sukses Toko Tionghoa</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/10/15/rahasia-sukses-toko-tionghoa/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/10/15/rahasia-sukses-toko-tionghoa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 03:41:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadobunayya</dc:creator>
				<category><![CDATA[:: Bisnis kami]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis cina]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis tionghoa]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia sukses]]></category>
		<category><![CDATA[toko]]></category>
		<category><![CDATA[wiraswasta]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Judul: Rahasia Sukses Toko Tionghoa: Mengembangkan Toko dari Nol &#38; Meraup Keuntungan Maksimal Penulis: Istijanto Oei Cetakan: PT Gramedia Pustaka Utama, Mei 2008 Tebal: 143 Halaman Dari judulnya harus diakui buku ini mencuri perhatian. Lugas. Toko Tionghoa. Siapapun tahu roda ekonomi dunia sejak jaman kuda gigit besi didominasi oleh etnis Tionghoa. Jika kemudian superioritas ekonomi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=68&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/10/rahasia-tionghos.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-73 alignleft" title="rahasia-tionghos" src="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/10/rahasia-tionghos.jpg?w=107&#038;h=163" alt="" width="107" height="163" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Judul: Rahasia Sukses Toko Tionghoa: Mengembangkan Toko dari Nol</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> &amp; Meraup Keuntungan Maksimal</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Penulis: Istijanto Oei</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Cetakan: PT Gramedia Pustaka Utama, Mei 2008<br />
Tebal: 143 Halaman</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dari judulnya harus diakui buku ini mencuri perhatian. Lugas. Toko Tionghoa. Siapapun tahu roda ekonomi dunia sejak jaman kuda gigit besi didominasi oleh etnis Tionghoa.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jika kemudian superioritas ekonomi itu menimbulkan iri dengki. Mungkin ada baiknya buku tipis karya Istijanto Oei menjadi satu referensi untuk mencuri ilmu dagang etnis China yang terkenal ulet berusaha ini.</span><span id="more-68"></span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sekali lagi saya sebut buku ini menarik karena penulis mengajak perbincangan bisnis etnis China lewat toko. Bicara bisnis Tionghoa yang menggurita, toko adalah batu penjuru kesuksesan.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sebut saja taipan dalam negeri Liem Sioe Liong yang memulai usahanya dari sebuah toko minyak kacang di Kudus-Jateng hingga Hari Darmawan, pendiri Matahari Deparment Store.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Untuk menjadi raksasa semuanya berawal dari toko. Membuka toko adalah pilihan pekerjaan yang menjanjikan kesuksesan karena pemasukan dari toko tidak memiliki batas.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jika ulet berusaha dan hoki bagus. Bukan tidak mugkin uang jutaan rupiah bisa masuk kantong pemilik setiap hari. Selain itu membuka toko juga tidak perlu modal besar alias modal nol rupiah pun jadi.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Oei menyebut modal utama dari memulai bisnis toko adalah kepercayaan dan jaringan. Banyak bukti toko yang dibangun dari nol lalu berkembang pesat sampai memiliki cabang.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selain itu bagi masyarakat Tionghoa berdagang atau membuka toko adalah pekerjaan bergengsi, bagian dari perbincangan, atau jalan hidup yang telah diwariskan secara turun temurun.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Satu hal yang lain tidak bisa diabaikan adalah dengan membuka toko memberikan keleluasaan waktu. Sebagai pemilik mereka tidak harus berada di toko terus menerus sehingga waktu antara kerja dan keluarga bisa terjaga.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Namun hal terpenting yang menjadi motivasi orang Tionghoa membuka toko karena dengan memiliki usaha sendiri artinya memiliki kemandirian. Semua kesuksesan ada di tangan sendiri.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Nilai usaha dan hasil sepadan</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Memulai usaha dengan membuka toko tak membutuhkan banyak hitung-hitungan njlimet. Penulis mengajak pembaca dengan prinsip memutar uang secara sederhana lewat margin yang paling kecil pun, usaha toko sudah bisa membiakkan uang yang dimiliki lebih cepat dari menyimpannya di brankas bank.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selain itu penulis memberikan fakta bahwa usaha toko tak akan pernah mati asalkan dikelola dengan serius sebab industri ini selalu dibutuhkan oleh masyarakat, baik masyarakat kelas bawah maupun kelas teratas.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Namun ada prinsip yang wajib dipenuhi yaitu, bisnis harus memberikan keuntungan. Hanya saja orang Tionghoa tidak selalu mengejar nilai keuntungan yang besar dalam setiap transaksi.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bagi masyarakat Tionghoa, yang dibidik adalah keuntungan jangka panjang. Meskipun nilainya kecil namun coan (keuntungan) harus ada. Untuk itu diperlukan ketajaman membaca peluang</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kepiawaian lain yang harus terus dilatih adalah membina hubungan dekat dengan pelanggan layaknya teman atau hoping untuk itu sang pemilik toko harus berani memberikan pelayanan yang tulus untuk menciptakan customer satisfaction yang ujung-ujungnya customer loyalty.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ketika dua hal tersebut terbentuk, pelanggan akan secara sukarela memberikan rekomendasikan toko Anda kepada rekan-rekannya. Hal inilah yang menjadikan toko Tionghoa langgeng dan berkembang pesat.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hal terpenting ketika memulai bisnis toko menurut penulis adalah keberanian. Tekad untuk sukses, kepercayaan dan jaringan. Keberanian adalah modal utama untuk sukses dan tidak putus asa jika gagal.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Modal kedua adalah kepercayaan yang sellau dijaga baik kepada pelanggan maupun pemasok. Sementara jaringan atau relasi yang luas adalah jaring pengaman kelangsungan bisnis.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selebihnya buku ini berisi strategi bisnis toko yang secara teknis sudah umum namun penulis tetap memberikan ruang bagi pembaca untuk mendengarkan apa kata hati.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Barangkali kekurangan buku ini adalah menggunakan foto ilustrasi dari China Town di Hong Kong. Padahal daerah Pecinan di Indonesia tak kalah eksotisnya. Mulai dari Medan sampai Jayapura situs China Town mudah ditemui.</span></p>
<p style="text-align:left;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sumber : <a href="http://aergot.wordpress.com/">http://aergot.wordpress.com</a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=68&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/10/15/rahasia-sukses-toko-tionghoa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b107ad561697c89ebfa440fa4d7ab482?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bunayya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/10/rahasia-tionghos.jpg?w=63" medium="image">
			<media:title type="html">rahasia-tionghos</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Rahasia Bisnis Orang Cina</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/10/15/rahasia-bisnis-orang-cina/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/10/15/rahasia-bisnis-orang-cina/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 03:33:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadobunayya</dc:creator>
				<category><![CDATA[:: Bisnis kami]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis china]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis tionghoa]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia sukses]]></category>
		<category><![CDATA[wiraswasta]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Rahasia Bisnis Orang Cina Penulis: Ann Wang Seng Penerbit: Hikmah Zaman Baru (kelompok Mizan) 208 hal + x hal Hampir di setiap sudut pertokoan, mall, pasar ataupun tempat-tempat perdagangan lainnya, kita dapat menemukan pedagang Tionghoa. Tidak ada yang menyangsikan kalau mereka menguasai perdagangan, mulai dari retail sampai bisnis besar. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana mereka dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=62&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="background:#f7f0e9 none repeat scroll 0 0;text-align:justify;"><a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/10/rahasia-china.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-63" title="rahasia-china" src="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/10/rahasia-china.jpg?w=102&#038;h=168" alt="" width="102" height="168" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/10/rahasia-china.jpg"></a><strong>Rahasia Bisnis Orang Cina</strong></p>
<p><a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/10/rahasia-china.jpg"></a><strong> </strong></p>
<p><strong>Penulis: Ann Wang Seng</strong></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Penerbit: Hikmah Zaman Baru (kelompok Mizan)</span></strong></p>
<p><strong>208 hal + x hal</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hampir di setiap sudut pertokoan, mall, pasar ataupun tempat-tempat perdagangan lainnya, kita dapat menemukan pedagang Tionghoa. Tidak ada yang menyangsikan kalau mereka menguasai perdagangan, mulai dari retail sampai bisnis besar. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana mereka dapat menjadi sukses seperti itu? Apakah mereka memiliki ilmu khusus? Apakah berbisnis sudah menjadi bakat bawaan mereka yang diturunkan lewat gen?</span><span id="more-62"></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mungkin masih banyak pertanyaan lain yang ada di kepala kita untuk mengetahui rahasia keberhasilan bisnis mereka. Melalui bukunya, Ann Wang Seng, seorang penulis sekaligus pengusaha dari Malaysia bukan hanya menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, tapi lebih dari itu. Ia mencoba mengungkap rahasia bisnis atau lebih tepatnya dagang, dari orang Tionghoa, dari mulai falsafah, budaya, sistem bisnis, pemikiran, adat kebiasaan sampai pantangan berbisnis mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Melalui buku setebal 208 halaman tersebut, Ann mengungkap banyak faktor yang menyebabkan perdagangan orang Tionghoa maju pesat. Dari sekian banyak faktor yang dipaparkan Ann melalui bukunya tersebut, saya coba merangkumnya menjadi tujuh faktor keberhasilan bisnis orang Tionghoa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lebih mulia jadi pedagang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Orang Tionghoa percaya bahwa hanya dengan berdaganglah mereka dapat menjadi kaya dan meningkatkan taraf hidup mereka. Dunia dagang adalah dunia yang menjanjikan kesenangan, kemewahan dan kebahagiaan. Kalau dulu ajaran Konfisianisme menganggap bahwa golongan pedagang menindas dengan mengambil keuntungan berlebih sehingga tidak begitu dihormati, maka ajaran tersebut ditafsirkan kembali dan malah memberi semangat bagi orang Tionghoa agar melibatkan diri dalam perdagangan. Menurut Ann Wang Seng, kedudukan sebagai pedagang dilihat lebih tinggi daripada pegawai, meskipun gajinya lebih besar. Berdagang sendiri berarti sesorang dapat menjadi bos dan tuan. Orang yang berdagang juga dikatakan berani dan hanya orang yang berani yang memiliki kesempatan menjadi kaya dan sukses.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kerja keras, kerja keras dan kerja keras</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kalau dibilang nothing can replace hardwork itu memang ada benarnya. Salah satu resep keberhasilan dagang orang Tionghoa adalah kerja keras. Kebanyakan jam kerja mereka lebih panjang dari orang lain. Walaupun sudah berhasil, mereka juga tetap bekerja antara 16-18 jam sehari. Banyak pengusaha sukses dapat lahir tanpa bekal apapun, kecuali semangat, keyakinan dan usaha yang tidak mengenal kata jemu. Orang Tionghoa percaya bahwa hanya dengan bekerja keras dan berani membuka peluang, mereka akan berhasil.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Risk taker</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selain daya juang dan semangat yang tinggi, hal menonjol lainnya adalah sikap risk taking. Bagi orang Tionghoa, pedagang sejati dan pandai adalah yang menyukai risiko dan tantangan. Semakin tinggi risiko, makin banyak peluang yang tersedia. Selain itu, masalah juga harus dijadikan batu loncatan, bukannya penghalang untuk berhasil.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pintar melihat peluang</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ada</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> sebuah pepatah yang mengatakan, ’tinggalkan orang Tionghoa di mana saja, mereka akan dapat hidup dan menciptakan peluang dagang. Orang Tionghoa adalah bangsa yang paling fleksibel, mudah berubah dan menyesuaikan diri di manapun. Mereka akan dapat hidup dan mencari makan di manapun mereka berada. Orang Tionghoa mudah beradaptasi untuk menyesuaikan dengan perubahan iklim ekonomi dan perilaku pasar. Tak heran, banyak peluang bisnis yang mereka ciptakan dari bisnis yang awalnya dianggap tidak menguntungkan, seperti menjual air di pinggir jalan, berjualan surat kabar lama, kaleng kosong dan lain sebagainya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mulai dengan usaha ritel</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dasar perdagangan orang Tionghoa adalah toko ritel. Mereka belajar mengurus dan mengendalikan urusan jual beli melalui perdagangan toko ritel. Menguasai toko ritel berarti akan menguasai pasar, dan kemudian menjadi penentu bagi kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Tidak heran jika mereka menguasai bukan saja urusan jual beli, namun juga pengeluaran, pemasaran, distribusi, promosi sampai menentukan laku atau tidaknya produk itu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jaringan yang solid</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kalau selama ini kita lihat jaringan bisnis Tionghoa sangat kuat di antara sesama mereka, itu karena konsep bisnis mereka. Mereka menganggap bahwa setiap pedagang saling melengkapi. Misalnya, restoran akan mengambil suplai bahan makanannya dari toko-toko makanan yang berada di sekitarnya. Dengan demikian, perdagangan di kawasan itu akan berkembang pesat karena sudah terwujud sikap saling membantu dan saling dukung yang kuat di kalangan pedagang. Bagi orang Tionghoa, kegiatan perdagangan perlu diperbanyak ragam dan jenisnya karena selain dapat memberikan pilihan kepada pembeli, hal ini juga dapat membantu pedagang lain mendapatkan penghasilan. Etika yang tidak tertulis ini memungkinkan para pedagang Tionghoa dapat hidup di satu kawasan dan menguasai pasar.<strong> </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sedekah</span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Agar keuntungan terus bertambah, sebagian keuntungan harus dialokasikan bagi mereka yang membutuhkan. Orang memercayai bahwa derma yang disalurkan kepada orang miskin, institusi pendidikan, organisasi sosial, panti jompo, golongan cacat dan pelajar-pelajar yang tidak mampu bukan saja suatu hal yang baik, namun juga akan mendapat berkah. Keuntungan berderma mungkin bukan dalam bentuk materi, melainkan nama baik, dan budi pekerti yang senantiasa akan dikenang.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kira-kira demikian yang saya tangkap dari membaca buku karya Ann Wang Seng ini. Saya merasa setiap bab di buku ini begitu berarti karena banyak hal yang dapat dipelajari dari setiap kalimat yang ditulis Ann Wang Seng.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kekurangan buku ini hampir tidak ada, cuma saya merasa terganggu dengan banyak kalimat yang diulang-ulang penulisannya. Membuat Anda yang membacanya seperti de javu, karena menemukan kalimat yang sama di halaman yang berbeda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sumber : <a href="http://aisahamini.wordpress.com/">http://aisahamini.wordpress.com/</a></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=62&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/10/15/rahasia-bisnis-orang-cina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b107ad561697c89ebfa440fa4d7ab482?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bunayya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/10/rahasia-china.jpg?w=58" medium="image">
			<media:title type="html">rahasia-china</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Mau Bisnis, Jangan Ditunda-tunda !</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/06/05/mau-bisnis-jangan-ditunda-tunda/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/06/05/mau-bisnis-jangan-ditunda-tunda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 03:52:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadobunayya</dc:creator>
				<category><![CDATA[:: Bisnis kami]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis kecil]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis pemula]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis sampingan]]></category>
		<category><![CDATA[memulai bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[wiraswasta]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Berdiri di tepi pantai Sambil bercerita manfaat berenang Sungguh tiada gunanya Wahai jiwa Ceburkanlah dirimu Ke dalam lautan Engkau akan sampai ke pulau seberang Penggalan syair Persia lama di atas kayaknya cukup relevan untuk direnungkan oleh mereka yang ingin terjun dalam bisnis tapi masih diliputi suasana keraguan. Banyak di antara kita yang bercita-cita menjadi pebisnis, tetapi ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=58&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="color:#888888;font-family:Times New Roman;"><em>Berdiri di tepi pantai</em></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="color:#888888;font-family:Times New Roman;"><em>Sambil bercerita manfaat berenang</em></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="color:#888888;font-family:Times New Roman;"><em>Sungguh tiada gunanya</em></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="color:#888888;font-family:Times New Roman;"><em>Wahai jiwa</em></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="color:#888888;font-family:Times New Roman;"><em>Ceburkanlah dirimu </em></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="color:#888888;font-family:Times New Roman;"><em>Ke dalam lautan </em></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><em><span style="font-size:small;color:#888888;font-family:Times New Roman;">Engkau akan sampai ke pulau seberang</span></em></span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Penggalan syair Persia lama di atas kayaknya cukup relevan untuk direnungkan oleh mereka yang ingin terjun dalam bisnis tapi masih diliputi suasana keraguan. <span id="more-58"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Banyak di antara kita yang bercita-cita menjadi pebisnis, tetapi ketika ditanya kapan akan memulainya, banyak yang gamang menjawabnya dan kemudian malah mundur teratur. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Banyak yang takut jangan-jangan nanti jualannya nggak laku, modalnya habis atau jangan-jangan nanti muncul banyak pesaing ketika bisnisnya mulai berjalan dan seribu jangan-jangan lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kekhawatiran semacam itu merupakan hal yang wajar yang muncul pada setiap orang yang ingin terjun ke dunia baru, termasuk dunia bisnis. Tetapi y</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">ang lebih mengkhawatirkan sebenarnya adalah ketika kekhawatiran-kekhawatiran di atas <span> </span>kita pelihara<span> </span>dan <span> </span>kita kembangkan terus dalam diri kita, sehingga kita tidak berani untuk segera “action”. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Di sinilah problem sebenarnya <span> </span>yang <span> </span>kita hadapi. Modal ada, teori dan ilmu bisnis juga sudah banyak dibaca, yang tidak ada ya keberanian untuk mengambil keputusan itu sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Padahal, jika kita tidak menunda-nunda rencana kita di atas dan kita cepat mengambil keputusan untuk segera memulai berbisnis, maka sebenarnya kita telah melakukan sebuah langkah besar dalam hidup kita. Di titik inilah kita telah mengambil keputusan untuk memulai belajar dari realitas kehidupan yang sebenarnya, yang kadang-kadang sangat jauh jaraknya dengan apa yang pernah kita pelajari di dunia sekolah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dari realitas dunia bisnis yang kita terjuni ini, insyaallah kita bisa belajar banyak hal, mulai dari bagaimana mencari dan memutar modal, membelanjakan dan menata barang dagangan, menjalin dan menjaring konsumen, memenangkan persaingan, mengembangkan bisnis agar bisa beranak pinak dan lain sebagainya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Selain dari itu, yang lebih penting lagi adalah kita dapat belajar untuk bersabar, telaten, tidak bernafsu untuk cepat besar dan belajar untuk mempraktekkan <span>dua </span>kosa kata lama yang sering dinasehatkan oleh para guru dan orang tua kita ; memeras keringat dan membanting tulang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Masih mau berbisnis ? Cepat jangan ditunda-tunda ! Wallahu a’lam</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kadobunayya.wordpress.com/58/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kadobunayya.wordpress.com/58/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=58&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/06/05/mau-bisnis-jangan-ditunda-tunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b107ad561697c89ebfa440fa4d7ab482?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bunayya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Place itu Penting !</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/04/28/place-itu-penting/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/04/28/place-itu-penting/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 04:57:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadobunayya</dc:creator>
				<category><![CDATA[:: Bisnis kami]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis mainan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis sampingan]]></category>
		<category><![CDATA[kado]]></category>
		<category><![CDATA[mainan anak]]></category>
		<category><![CDATA[rumah kado]]></category>
		<category><![CDATA[wiraswasta]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia marketing, place merupakan salah satu unsur penting yang tak boleh diabaikan, begitu kira-kira pendapat mbahnya ilmu Marketing, Philip Kotler. Untuk yang satu ini saya kira kita semua sepakat, semakin strategis suatu lokasi maka akan semakin menjadi incaran dan rebutan banyak orang. Dalam dunia perplace-an ini kita mengenal berbagai istilah mentereng seperti kawasan segitiga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=49&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Dalam dunia marketing,<em> place</em> merupakan salah satu unsur penting yang tak boleh diabaikan, begitu kira-kira pendapat <em>mbah</em>nya ilmu Marketing, Philip Kotler. Untuk yang satu ini saya kira kita semua sepakat, semakin strategis suatu lokasi maka akan semakin menjadi incaran dan rebutan banyak orang. Dalam dunia per<em>place</em>-an ini kita mengenal berbagai istilah mentereng seperti kawasan segitiga emas, ring satu, ring dua dan lain sebagainya.<span id="more-49"></span></p>
<p align="justify">Alhamdulillah, warung kami yang mungil itu, meskipun terletak di pinggiran kampung tetapi lokasinya cukup bagus, ini paling tidak menurut kami lho ya. Terletak di pinggir jalan menuju ke sebuah SMP Negeri, warung itu tiap hari dilewati oleh ratusan siswa yang menuju sekolah tersebut. Lalu, tepat di depan warung berdiri sebuah puskesmas yang setiap harinya melayani ratusan pasien dari berbagai tempat. Dan kemudian, di belakangnya juga berdiri dua sekolah setingkat SD dan sebuah SMP swasta.</p>
<p align="justify">Dengan lokasi seperti ini, kayaknya kami tak perlu berkeringat untuk mengenalkan warung itu kepada masyarakat sekitar, karena sambil memejamkan mata pun pasti akan dilewati. Yang mungkin perlu digarap agak serius adalah bagaimana menata agar warung dan barang yang dijajakannya kelihatan lebih <em>nendang</em> dan <em>eye catching. </em></p>
<p align="justify">Alhamdulillah, setelah berjalan beberapa lama, warung itu mulai dikenal. Anak-anak SMP seringkali menjadikan warung itu sebagai tempat nongkrong (habis kalau mau nongkrong di mall kan harus ke kota Depok). Bahkan kalau hari Sabtu, anak-anak sering bilang, &#8220;Bu, kita <em>ekskul</em>nya disini saja ya!&#8221;.</p>
<p align="justify">Para ibu yang mengantarkan anak-anaknya bersekolah di SD, kadang juga menjadikan warung itu sebagai <em>home base</em> mereka untuk <em>ngrumpi</em> (tapi yang baik-baik saja lho ya). Lalu para pengantar pasien puskesmas sering juga <em>longak-longok</em> melihat warung dan tentu saja apa yang ada di dalamnya.</p>
<p align="justify">Jadi deh warung itu selalu kelihatan ramai setiap harinya, meskipun kadang yang beli satu tapi yang menemani beli sepuluh hehe&#8230;. (oh nggak, mereka juga pada belanja kok !).</p>
<p align="justify">Bagi kami -terutama mamahnya anak-anak, si penjaga warung, ramainya pengunjung seperti itu juga membawa keberkahan tersendiri. Anak-anak yang berkerumun itu kan temannya anak-anak kami juga. Dari mereka kami bisa menggali berbagai permasalahan, keinginan, cita-cita, keresahan dan segala tetek bengek lainnya yang dihadapi oleh generasi yang sedang tumbuh itu.</p>
<p align="justify">Dari ibu-ibu yang berkumpul kami juga bisa <em>sharing</em> tentang berbagai hal, mulai dari masalah harga kebutuhan sehari-hari yang terus melangit, susahnya mencari dan membelanjakan duit, anak-anak yang pada pintar membantah kayak di sinetron, hingga soal-soal yang lebih &#8220;berat&#8221; tentang bagaimana kita harus menyiapkan diri untuk kehidupan yang jauh lebih panjang, di akherat nanti.</p>
<p>Ya, kami berharap, di samping menjadi tempat jualan, warung kecil ini juga bisa menjadi tempat belajar dan berbagi ilmu dan pengalaman. Bukankah hikmah dan kearifan itu tersebar dimana-mana, tergantung kita mau atau tidak memungutnya. <em>Semoga ya !</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kadobunayya.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kadobunayya.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=49&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/04/28/place-itu-penting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b107ad561697c89ebfa440fa4d7ab482?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bunayya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Kulakan di Asemka dan Pasar Pagi</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/27/kulakan-di-asemka-dan-pasar-pagi/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/27/kulakan-di-asemka-dan-pasar-pagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 01:45:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadobunayya</dc:creator>
				<category><![CDATA[:: Bisnis kami]]></category>
		<category><![CDATA[asemka]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis sambilan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis sampingan]]></category>
		<category><![CDATA[boneka]]></category>
		<category><![CDATA[gembrong]]></category>
		<category><![CDATA[grosir]]></category>
		<category><![CDATA[kado]]></category>
		<category><![CDATA[kulakan]]></category>
		<category><![CDATA[mainan anak]]></category>
		<category><![CDATA[pasar pagi]]></category>
		<category><![CDATA[prumpung]]></category>
		<category><![CDATA[wiraswasta]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Ada tempat lain untuk kulakan barang-barang yang dijual di warung kami selain di Pasar Gembrong, yaitu di Asemka dan Pasar Pagi, di wilayah Jakarta Kota. Keduanya terletak sangat berdekatan, jadi sekali mendayung dua tempat tersebut bisa terlampaui. Lokasinya juga mudah dijangkau darimana saja. Jika kita naik KRL dari Bekasi, Depok, atau Bogor, langsung saja kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=28&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/blogasemka.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-53" src="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/blogasemka.jpg?w=219&#038;h=148" alt="" width="219" height="148" /></a></p>
<p class="MsoBodyText2" style="text-align:justify;margin:auto 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ada</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> tempat lain untuk kulakan barang-barang yang dijual di warung kami selain di Pasar Gembrong, yaitu di Asemka dan Pasar Pagi, di wilayah Jakarta Kota. Keduanya terletak sangat berdekatan, jadi sekali mendayung dua tempat tersebut bisa terlampaui.<span id="more-28"></span></span></p>
<p class="MsoBodyText2" style="text-align:justify;margin:auto 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lokasinya juga mudah dijangkau darimana saja. Jika kita naik KRL dari Bekasi, Depok, atau Bogor, langsung saja kita turun di stasiun pemberhentian terakhir, di stasiun Kota. Jika naik Busway, kita turun di halte terakhir, di halte Kota. Dari situ, kita bisa jalan kaki karena jaraknya juga tidak terlalu jauh, bisa naik bajai atau ojek sepeda pancal. Untuk mereka yang membawa kendaraan sendiri kayaknya akan mengalami sedikit kerepotan, tempat ini sehari-harinya adalah biangnya macet dan juga susah untuk mencari tempat parkir.</span></p>
<p class="MsoBodyText3" style="text-align:justify;margin:auto 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kulakan di ketiga tempat tersebut punya seni sendiri-sendiri. Di Pasar Gembrong dan Asemka, tempat jualannya berada di satu kompleks mirip pasar tradisional. Jadi sekali datang ke satu tempat, kita tidak perlu berpindah jauh-jauh untuk mencari dan memilih berbagai barang yang akan kita beli. Sementara di Pasar Pagi, tempatnya lebih luas dan terpencar-pencar, sehingga mau tak mau kita harus sedikit berkeringat untuk mencari berbagai macam barang.</span></p>
<p class="MsoBodyText3" style="text-align:justify;margin:auto 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tetapi menurut pendapat saya pribadi, kulakan di Pasar Pagi kayaknya lebih menguntungkan daripada di Asemka dan Pasar Gembrong. <em><span style="font-family:Verdana;">Pertama</span></em>, para pedagang di Asemka dan Pasar Gembrong juga mengambil barang dagangannya di Pasar Pagi. Kalau kita jeli dan ulet mencari barang dagangan, kita bisa langsung membeli ke importirnya, jelas harganya akan ebih murah dibanding harga di grosir atau pedagang pada rantai berikutnya. <em><span style="font-family:Verdana;">Kedua</span></em>, Toko-toko di Pasar Pagi lebih besar daripada di kedua tempat tersebut, sehingga stok barang yang dijual lebih banyak dan lebih variatif. Masing-masing toko di Pasar Pagi punya spesialisasi tertentu, misalnya alat tulis, boneka, assesoris, gantungan hp, bando, bunga imitasi dan lain-lainnya.</span></p>
<p class="MsoBodyText3" style="text-align:justify;margin:auto 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Untuk kulakan biasanya <em><span style="font-family:Verdana;">track</span></em> pertama yang kami ambil adalah ke Pasar Gembrong terlebih dahulu, lalu balik ke stasiun Tebet dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Asemka dan Pasar Pagi. Barang-barang hasil belanjaan di Pasar Gembrong, biasanya kami titipkan di penjaga WC dan Mushola di stasiun Kota.</span></p>
<p class="MsoBodyText3" style="text-align:justify;margin:auto 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dari stasiun Kota ke/dari Asemka (&amp; Pasar Pagi) biasanya kami naik ojek sepeda pancal dengan tarif Rp 3.000. Ada sensasi tersendiri naik ojek jenis ini. Pada mulanya ngeri juga naik ojek ini, apalagi ketika pak tukang ojek harus berakrobat meliuk-liukkan kendaraan “kebanggaannya” di antara deretan mobil dan kendaraan besar lainnya, terutama ketika harus berpapasan dengan raja jalanan Jakarta, si Busway, yang tak boleh dikalahkan oleh siapapun ketika sedang melaju di jalanan, tapi lama-kelamaan ternyata terasa nyaman juga melangganinya (<em><span style="font-family:Verdana;">pilihan terpaksa kali, hehe…</span></em>)</span></p>
<p class="MsoBodyText3" style="text-align:justify;margin:auto 0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sekarang ini, seminggu saja tidak naik ojek sepeda pancal tersebut rasanya ada yang kurang dalam perjalanan hidup ini. Gimana ya, soalnya <em><span style="font-family:Verdana;">ngangenin</span></em> sih !</span></p>
<p class="MsoBodyText3" style="text-align:justify;margin:auto 0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hidup ini harus selalu disyukuri. Bahagia tidaknya kita mengarungi hidup di dunia yang amat sementara ini tergantung pada bagaimana kita merespon setiap keadaan yang kita hadapi. Ya Allah teguhkanlah diri kami untuk selalu dalam keadaan iman dan taat kepada-Mu !</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kadobunayya.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kadobunayya.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=28&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/27/kulakan-di-asemka-dan-pasar-pagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>66</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b107ad561697c89ebfa440fa4d7ab482?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bunayya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/blogasemka.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>:: Pasar Gembrong, Pusat Grosir Mainan Anak</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/24/pasar-gembrong-pusat-grosir-mainan-anak-anak/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/24/pasar-gembrong-pusat-grosir-mainan-anak-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 01:30:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadobunayya</dc:creator>
				<category><![CDATA[:: Bisnis kami]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis sambilan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis sampingan]]></category>
		<category><![CDATA[boneka]]></category>
		<category><![CDATA[gembrong]]></category>
		<category><![CDATA[grosir]]></category>
		<category><![CDATA[kado]]></category>
		<category><![CDATA[kulakan]]></category>
		<category><![CDATA[mainan anak]]></category>
		<category><![CDATA[prumpung]]></category>
		<category><![CDATA[wiraswasta]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Sejak membuka warung, sekarang saya hampir tidak punya waktu lagi untuk tidur-tiduran di rumah pada hari Sabtu, suatu kemewahan yang selama ini saya tunggu-tunggu kedatangannya setiap akhir pekan, setelah selama lima hari sebelumnya menghabiskan waktu di jalan dan di kantor. Ya setiap hari Sabtu saya bersama istri harus menyediakan waktu untuk kulakan barang-barang dagangan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=27&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;font-family:Verdana,sans-serif;"><a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/gembrong2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-40" src="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/gembrong2.jpg?w=300&#038;h=232" alt="" width="300" height="232" /></a></span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sejak membuka warung, sekarang saya hampir tidak punya waktu lagi untuk tidur-tiduran di rumah pada hari Sabtu, suatu kemewahan yang selama ini saya tunggu-tunggu kedatangannya setiap akhir pekan, setelah selama lima hari sebelumnya menghabiskan waktu di jalan dan di kantor. Ya setiap hari Sabtu saya bersama istri harus menyediakan waktu untuk kulakan barang-barang dagangan untuk stok di warung. <span id="more-27"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/gembrong2.jpg"></a>Salah satu tempat kulakan favorit untuk mainan anak-anak atau alat tulis &amp; kantor adalah Pasar Gembrong, Prumpung  Jatinegara, Jakarta Timur, yang terletak di sisi Gerbang Tol Pedati di dekat Jalan By Pass dan Jalan Basuki Rahmat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lokasi pasar ini mudah dijangkau dari mana saja. Kalau dari wilayah Depok dan Bogor, kita bisa naik KRL (kereta) dan turun di stasiun Tebet, setelah itu kita bisa naik Kopaja no 62 dengan ongkos Rp 1.500 atau naik bajai dengan ongkos Rp 6.000. Kalau dari stasiun Jatinegara kita juga bisa naik mikrolet langsung sampai tujuan dengan ongkos Rp 2.000. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pasar Gembrong ini merupakan surga belanja mainan bagi semua orang, baik untuk dipakai sendiri maupun untuk dijual kembali. Setiap hari libur, pasar ini cukup  padat diserbu oleh para pembeli, dari Jakarta maupun dari luar kota Jakarta. Pada hari-hari tersebut biasanya jalan di depan pasar tersebut akan macet oleh deretan kendaraan roda dua maupun roda empat.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ada</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> sekitar 50 kios penjual mainan berderet di pinggir jalan raya dan di sebuah gang di dalamnya. Jalan sepanjang gang di bagian dalam cukup sempit dan hanya cukup untuk jalan orang yang berpapasan. Bagi mereka yang ingin  berbelanja di sini, harap hati-hati juga menjaga dompetnya, karena ada saja tangan-tangan jahil yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan jalan tersebut.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Hampir semua jenis mainan di jual di pasar ini, mulai dari kartu, boneka, mobil-mobilan, pesawat dan lain sebagainya. Harganya juga bervariasi mulai dari yang ratusan rupiah sampai yang ratusan ribu rupiah. Pokoknya komplit deh ! Yang jelas, harga barang-barang disini lebih murah (tetapi tetap harus ditawar lho!) dan barangnya lebih komplit daripada tempat-tempat lain. Apalagi sewaktu menawar kita bilang bahwa barang tersebut mau dijual lagi, pasti deh harganya akan dipotong lagi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kembali ke soal kulakan. Kulakan di Pasar Gembrong ini juga ada seninya tersendiri. Kita harus rajin, ulet dan teliti mencari barang yang ingin kita beli. Jangan segan-segan membandingkan harga di kios satu dengan lainnya, sebab sering kali harga antara satu kios dengan yang lain berbeda. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Pernah ketika pertama kali kulakan dulu, karena kebelumtahuan kami, kami membeli barang dengan harga beli yang cukup mahal, sehingga barang tersebut terpaksa dijual dengan margin keuntungan yang sangat tipis. Setelah beberapa kali kulakan, kini kami mempunyai beberapa grosir langganan, sehingga tidak perlu melakukan tawar menawar lagi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Karena warung kami masih kecil, maka semuanya masih harus kami lakukan sendiri, termasuk dalam hal angkat-mengangkat barang belanjaan kami. Kadang-kadang terasa juga  berat, capek, panas dan terkantuk-kantuk saat membawa barang-barang tersebut, mulai dari pasar menyeberang jalan untuk naik bajai, dari tempat pemberhentian bajai ke stasiun Tebet, lalu dari stasiun Depok baru ke terminal Depok dan terakhir dari pemberhentian angkot 07 di Jembatan Serong sampai ke rumah. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Biasanya sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Depok, kami berhenti sebentar di warung Soto Kudus di sebelah timur stasiun Tebet, untuk beristirahat dan mengobati rasa lapar dan haus kami. Sehabis itu, biasanya penat dan capek yang kami rasakan akan hilang dan ini artinya kami harus berjuang untuk melanjutkan perjalanan kembali. Ya hidup memang penuh perjuangan  hehe&#8230; ! </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ya Allah, jadikanlah kami sebagai hamba-Mu yang selalu mensyukuri nikmat-nikmat yang Engkau telah berikan kepada kami.</span></em></span></span></span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><br />
</span></span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kadobunayya.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kadobunayya.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=27&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/24/pasar-gembrong-pusat-grosir-mainan-anak-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>92</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b107ad561697c89ebfa440fa4d7ab482?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bunayya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/gembrong2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>:: Madu Jintan Hitam</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/13/madu-jintan-hitam/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/13/madu-jintan-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 10:45:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadobunayya</dc:creator>
				<category><![CDATA[:: Bisnis kami]]></category>
		<category><![CDATA[habbat]]></category>
		<category><![CDATA[habbatus sauda]]></category>
		<category><![CDATA[habbatussauda]]></category>
		<category><![CDATA[jintan hitam]]></category>
		<category><![CDATA[jinten]]></category>
		<category><![CDATA[madu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/13/madu-jintan-hitam/</guid>
		<description><![CDATA[“Dari perut lebah itu keluar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia.” (QS. An-Nahl: 69) “Gunakanlah Habbatus Sauda’ (Jintan Hitam) karena di dalamnya terdapat sejenis obat dari segala jenis macam penyakit kecuali As Sam (maut)” (Alhadits) Khasiat Madu : Bakteri tidak mampu melawan madu, kaya kandungan antioksidan, baik untuk kesehatan mulut, kulit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=26&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div></div>
<p><span style="font-size:small;font-family:Arial;"></p>
<p style="text-align:center;" align="justify"><a title="albikra.jpg" href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/03/albikra.jpg"><span style="color:#333333;"><img class="aligncenter" style="width:137px;height:51px;" src="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/03/albikra.thumbnail.jpg?w=130&#038;h=42" alt="albikra.jpg" width="130" height="42" /></span></a></p>
<div></div>
<p><span style="font-size:small;font-family:Verdana;"></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Dari perut lebah itu keluar cairan dengan berbagai warna, di dalamnya terdapat kesembuhan bagi manusia.” (QS. An-Nahl: 69)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">“Gunakanlah Habbatus Sauda’ (Jintan Hitam) karena di dalamnya terdapat sejenis obat dari segala jenis macam penyakit kecuali As Sam (maut)” (Alhadits)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Khasiat Madu : Bakteri tidak mampu melawan madu, kaya kandungan antioksidan, baik untuk kesehatan mulut, kulit kepala, kencing manis, mencegah terjadinya radang usus besar (colitis),maag dan tukak lambung, bergizi&amp; melembutkan sistem alami tubuh.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Khasiat Jintan Hitam : Mempercepat penyembuhan luka Antiseptic, mencegah osteoprosis, mengobati kering mulut, mengobati parasit, anemia, syaraf, memperkuat sistem pernapasan, libido, Antibiotik, asam urat, gondok, jantung, keputihan, sakit kepala dan gigi, sembelit, kencing darah, Anti kanker, diabetes, panas dalam, impotent, darah tinggi, kolesterol, stroke, kencing batu, sakit asma, ulser perut, hepatitis, influenza, rheumatic, gout (buah pinggang), epilepsy, anti peradangan sendi dan organ menjaga awet muda, menambah energi dan kesuburan pria, menguatkan jantung &amp; memperbanyak ASI</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Anda berminat ? Hubungi kami : Aljohan, email <a href="mailto:aljohan@mail.com">aljohan@mail.com</a>, Hp 08888024422</span></p>
<p></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kadobunayya.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kadobunayya.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=26&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/03/13/madu-jintan-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b107ad561697c89ebfa440fa4d7ab482?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bunayya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/03/albikra.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">albikra.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>:: Surat Buat Mbah</title>
		<link>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/02/27/surat-buat-mbah/</link>
		<comments>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/02/27/surat-buat-mbah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 09:57:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kadobunayya</dc:creator>
				<category><![CDATA[:: Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[depok]]></category>
		<category><![CDATA[kangen]]></category>
		<category><![CDATA[mainan anak]]></category>
		<category><![CDATA[ngadirejo]]></category>
		<category><![CDATA[rumah kado]]></category>
		<category><![CDATA[surat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kadobunayya.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Kepada : Mbah Kakung &#38; Mbah Uti tercinta di Ngadirejo Temanggung Assalamu ‘alaikum wr. wb. Mbah berdua, bagaimana kabarnya ? Alhamdulillah kami sekeluarga di Depok dalam keadaan sehat wal afiat. Mudah-mudahan Mbah juga dalam keadaan sehat selalu, Amien. Mbah ini kami bertiga kirim foto-foto kami. Cantik-cantik kan Mbah ? Mudah-mudahan akhlak dan hatinya lebih cantik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=5&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/blogbunayya.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-52" src="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/blogbunayya.jpg?w=212&#038;h=227" alt="" width="212" height="227" /></a></p>
<p><span style="font-size:x-small;"></span></p>
<p align="justify">Kepada :</p>
<p align="justify">Mbah Kakung &amp; Mbah Uti tercinta di Ngadirejo Temanggung</p>
<p align="justify">Assalamu ‘alaikum wr. wb.</p>
<p align="justify">Mbah berdua, bagaimana kabarnya ? Alhamdulillah kami sekeluarga di Depok dalam keadaan sehat wal afiat. Mudah-mudahan Mbah juga dalam keadaan sehat selalu, Amien.</p>
<p align="justify">Mbah ini kami bertiga kirim foto-foto kami. Cantik-cantik kan Mbah ? Mudah-mudahan akhlak dan hatinya lebih cantik dari lahirnya ya Mbah. Doakan ya Mbah mudah-mudahan kami selalu menjadi anak-anak solehah, yang taat menjalankan perintah-perintah agama, berbakti kepada orang tua, juga kepada Mbah, hormat kepada yang lebih tua dan sayang kepada yang sebaya dan yang lebih muda.<span id="more-5"></span></p>
<p align="justify">Oh ya Mbah ini kami kirimkan juga foto-foto mamah. Sekarang mamah juga punya kesibukan lho Mbah. Tiap pagi mamah punya tugas baru jaga warung. Yang dijual ada alat tulis, mainan, boneka dan barang-barang kado lainnya. Alhamdulillah agak ramai lho Mbah, kelihatan di fotonya kan Mbah ?</p>
<p align="justify">Kata ayah, jualan itu juga untuk belajar menjalankan perintah agama dalam bidang muamalah. Makanya mamah harus jujur kalau jualan, gak boleh nipu, menyembunyikan barang yang cacat dan lain-lainnya. Mudah-mudahan berkah ya Mbah, meskipun harus telaten dan sabar mengumpulkan 100-200 rupiah. Kata ayah juga, kalau kita dapat uang itu harus digunakan untuk dakwah, ibadah, hadiah dan untuk keperluan rumah.</p>
<p align="justify">Kadang-kadang kami bertiga juga ikut jaga warung lho Mbah ! Kata ayah biar kami juga belajar dan tahu bahwa mencari uang itu tidak mudah. Karena itu setiap rupiah yang kita terima harus kita syukuri dan kita gunakan dengan sebaik-baiknya.</p>
<p align="justify">Untuk foto ayah, kali ini belum kami kirim Mbah, mudah-mudahan lain kali foto ayah bisa dikirim. Ayah kirim salam sungkem buat Mbah. Kami juga titip salam buat seluruh keluarga di Ngadirejo. Oh ya Mbah, kapan Mbah main lagi ke Depok/Jakarta ?</p>
<p align="justify">Sekian dulu ya Mbah, mohon maaf kalau ada kata-kata kami yang kurang berkenan.</p>
<p align="justify">Wassalamu alaikum wr. wb.</p>
<p align="justify">Cucunda</p>
<p>Bunga Nada Yasmin (Bunayya)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kadobunayya.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kadobunayya.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kadobunayya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kadobunayya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kadobunayya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kadobunayya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kadobunayya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kadobunayya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kadobunayya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kadobunayya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kadobunayya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kadobunayya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kadobunayya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kadobunayya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kadobunayya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kadobunayya.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kadobunayya.wordpress.com&amp;blog=2851310&amp;post=5&amp;subd=kadobunayya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kadobunayya.wordpress.com/2008/02/27/surat-buat-mbah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b107ad561697c89ebfa440fa4d7ab482?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bunayya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kadobunayya.files.wordpress.com/2008/04/blogbunayya.jpg?w=212" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
